Menyusul TikTok Cash dan Vtube, Snack Video Bakal Diblokir?

Agresif.id, Jakarta – Satgas Waspada Investasi (SWI) meminta Snack Video untuk menghentikan segala kegiatannya. Karena selain tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Snack Video juga tidak memiliki badan hukum dan izin di Indonesia.

“Kami sudah membahas dengan pengurus snack video dan terdapat kesepakatan untuk menghentikan kegiatannya sampai izin diperoleh. Kami juga telah meminta Kementrian Kominfo untuk menghentikan aplikasi TikTok Cash yang berpotensi merugikan masyarakat,” ungkap Ketua SWI, Tongam L. Tobing dari keterengan resmi dikutip dari mediaindonesia.com, Senin (1/3/2021).

Baca juga: TikTok Cash Resmi Diblokir, Ini Penjelasannya

Snack video diduga menawarkan pendapatan untuk penggunanya dengan hanya menonton video dari unggahan pengguna aplikasi dan menggunakan sistem mengajak teman.

Ketua satgas yang bertugas mencegah kerugian masyarakat dari kegiatan usaha yang ilegal itu, mengingatkan masyarakat untuk selalu mewaspadai penawaran-penawaran dari berbagai pihak yang seakan-akan memberikan keuntungan mudah tetapi berpotensi merugikan penggunanya.

Baca juga: Apakah Vtube Ilegal, Ini Pesan & Penjelasan Kemenkominfo

Sebelumnya, berdasarkan permintaan SWI, Kemenkominfo resmi memblokir TikTok Cash dan Vtube. Keduanya dihentikan karena tidak memiliki izin. Selain itu, kedua entitas itu terindikasi melakukan skema permainan uang (money game), karena tidak ada barang atau jasa yang dijual melalui aplikasi ataupun situs dari keduanya.

Advertisements