Ini Syarat dan Cara Mendapatkan BLT UKM Rp.1,2 Juta

Agresif.id, Jakarta – Pemerintah melalui Kementrian Koperasi dan UKM ( Kemenkop UKM) kembali menyalurkan program bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) pada bulan Maret ini.

Bantuan yang dikenal sebagai Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) ini senilai Rp. 1,2 juta. Nilai BLT kali ini lebih kecil dibanding tahun lalu yang nilainya Rp. 2,4 juta.

Lantas bagaimana syarat dan cara mendapatkan program bantuan ini? Yuk simak selengkapnya.

Calon penerima BPUM harus diusulkan oleh pengusul BPUM. Pengusul adalah Dinas Koperasi dan UKM, koperasi yang berbadan hukum, kementerian atau lembaga dan atau perbankan dan perusahaan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pengusul menyampaikan data usulan calon penerima BPUM pada Kemenkop UKM yang terdiri dari NIK, nama lengkap, alamat tempat tinggal sesuai KTP, bidang usaha dan nomor telepon.

Untuk mendaftar, calon penerima bisa mengaksesnya lewat www.depkop.go.id. Ingat, website www.depkop.go.id menjadi referensi resmi semua informasi terkait BLT UMKM.

Terkait syarat-syarat mendapatkan bantuan tersebut, calon penerima harus berkewarganegaraan Indonesia yang dibuktikan melalui KTP. Selain itu calon penerima memiliki usaha berskala mikro yang dibuktikan surat usulan calon penerima dan pengusul BPUM serta lampirannya.

Bukan ASN, anggota TNI/Polri, pegawai BUMN atau BUMD, tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR dan untuk pelaku usaha mikro yang alamat KTP dan lokasi usaha berbeda dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU). Untuk membuat SKU bisa klik di https://oss.go.id/portal.

Waspada penipuan

Kemenkop UKM dalam akun Instagram resminya @kemenkopukm meminta masyarakat agar waspada terhadap penipuan yang megatasnamakan BPUM yang meminta identitas pribadi. Pihak Kemenkop UKM tidak pernah merilis e-form pendaftaran program bantuan tersebut.

Advertisements