Ada Graha Gorontalo di Selandia Baru, yang Resmikan Rachmat Gobel

Agresif.id, Gorut – Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menaikan neraca perdagangan antara pemerintah Indonesia dan Selandia Baru, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Wellington, Selandia Baru terus melakukan inovasi, salah satunya dengan cara menghadirkan produk dalam negeri baik yang sudah ada maupun yang diharapkan segera dipasarkan di negara itu.

Hal itu seperti disampaikan Duta Besar KBRI di Wellington, Selandia Baru merangkap Samoa dan Kerajaan Tonga Tantowi Yahya dalam tayangan video yang beredar di sosial media. Tantowi pun memperlihatkan sebuah bangunan yang menjual produk-produk dalam negeri yang diberi nama Graha Gorontalo. Graha yang berlokasi di Kota Wellington, Ibu kota negara itu.

“Graha Gorontalo ini terdiri dari 2 lantai. Lantai pertama digunakan sebagai showroom. Sebagaimana yang saya sampaikan tadi, di sini dipamerkan produk Indonesia baik yang sudah ada maupun yang kami harapkan segera ada,” jelas Tantowi sambil memperlihatkan sejumlah produk Indonesia.

Graha Gorontalo sendiri diresmikan oleh Rachmat Gobel. Terkait penamaan graha tersebut, lanjut Tantowi, karena kontribusi putra Gorontalo yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPR RI Bidang Industri dan Pembangunan itu sangat siknifikan untuk keberadaan graha itu.

“Yang menarik di sini, setiap hari Jumat ada tempat untuk teman-teman mahasiswa yang ada di Wellington khususnya datang belajar menjadi barista (Penyaji kopi profesional) di sini, mereka dilatih oleh trainer barista, namanya Wijaya,” ujar Tantowi.

Dalam penyajiannya, Graha Gorontalo menggunakan biji kopi Indonesia.

Untuk diketuhui, berdasarkan website kemenlu.go.id/wellington/id sebagian besar warga Selandia Baru adalah pecinta kopi yang mengonsumsi sekitar 2,5 cangkir kopi setiap harinya. Beberapa dari mereka secara khusus hanya mengonsumsi kopi dengan kualitas kelas atas seperti biji arabika. Indonesia sebagai negara eksportir kopi terbesar ke empat di dunia banyak memproduksi biji kopi arabika berkualitas tinggi di seluruh nusantara.

“Jadi ada 2 misi yang kami ingin dapatkan. Pertama memperkenalkan kopi Indonesia, yang ke dua melahirkan barista-barista secara gratis. Ada beberapa barista profesional lulusan Wijaya ini yang bekerja di berbagai cafe yang ada di sini,” ungkap Tantowi.

Ia pun kemudian memperlihatkan ruangan yang berada di lantai dua. Di sini dibuat perpustakaan khusus untuk literasi Indonesia. Perpustakaan ini nantinya diproyeksikan menjadi referensi untuk belajar mengenai Indonesia.

“Lumayan, ada ribuan judul buku di sini, sebagian buku-buku baru, sebagian lagi buku-buku lama. Ini berasal dari anggaran kami sendiri dan ada juga sumbangan biasanya dibawa oleh teman-teman yang datang dari Indonesia ke Wellington. Jadi tempat ini tempat yang memberikan kontribusi yang cukup bagi kami dalam merangkul masyarakat Indonesia di sini,” ujar Tantowi.

“Jadi Graha Gorontalo ini sangat efektif dalam konteks peningkatan ekonomi dan juga dalam konteks sosial budaya,” pungkas Tantowi.

Melansir bisnis.com Graha Gorontalo  di resmikan Rachmat Gobel, Sabtu (10/11/2018). Hadir dalam pengersmian itu selain Dubes Tantowi Yahya hadir juga Ketua DPR saat itu, Bambang Soesatyo (Saat ini Ketua MPR) bersama sejumlah anggota dewan, Bupati Bone Bolango Hamim Pou, serta sejumlah pelaku usaha.

Graha Gorontalo adalah kontribusi Rachmat Gobel yang diharapkan dapat menjadi etalase bagi peningkatan komoditas ekspor Indonesia. Tidak hanya dari Gorontalo dan Sulawesi, melainkan dari seluruh Indonesia.

Di dalam Graha Gorontalo itu terdapat aktivitas promosi kopi organik asal Bone Bolango serta sejumlah produk lainnya. Ke depan, produk dari Gorontalo termasuk kain Karawo, tenun khas Gorontalo, dapat pula dipamerkan di tempat tersebut.

 

Lihat video lengkapnya di sini Ada Graha Gorontalo di Selandia Baru

Advertisements