Hasil Olah TKP Insiden Kebakaran Rumah di Girian Weru II, Polres Bitung Tetapkan Anak Pemilik Rumah Jadi Tersangka

Agresif.id, Bitung – Sebuah rumah di kelurahan Girian Weru II kecamatan Girian kota Bitung mengalami kebakaram sekira pukul 17:30 waktu setempat, Kamis (25/3/2021). Akibat dari kebakaran tersebut menghanguskan sekitar sepuluh persen barang-barang serta material bangunan lantai dua dan gudang lantai bawah yang diperkirakan kerugian material mencapai Rp.150 juta.

Tim INAFIS Polres Bitung bekerjasama dengan personil Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bitung mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pagi tadi, Jumat (26/3/2021).

Kapolres Bitung AKBP. Indrapramana H, S.I.K. melalui Kasat Reskrim Polres Bitung AKP. Frelly Sumampow, S.E. menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara serta keterangan saksi-saksi ditemukan adanya faktor kesengajaan yang diduga dilakukan oleh salah satu anggota keluarga berinisial HA.

“Adapun motifnya sesuai keterangan HA bahwa dia merasa tidak puas dan sakit hati kepada Arnold Achmad (Ayahnya) atas status kepemilikan rumah tersebut,” ucap AKP. Frelly Sumampow, S.E.

Rasa sakit hati, Kata AKP. Frelly yang membuat HA nekat membakar rumah orang tuannya itu.

“HA menyiramkan bensin berulang kali di kamar lantai dua serta gudang lantai bawah lalu menyulutkan api membakar kamar mandi yang ada di kamar lantai dua kemudian membakar boneka yang ada di tempat tidur kamar tersebut. Setelah terbakar, HA lalu turun ke lantai bawah dan membakar gudang dan selanjutnya HA meninggalkan TKP,” lanjutnya.

Di TKP, ungkap AKP Frelly, timnya sudah mengamankan barang bukti berupa 1 buah galon warna putih ukuran 5 Liter yang digunakan menampung bensin, 1 buah tempat tidur (Spring bed) yang telah terbakar, potongan-potongan kayu plafon yang terbakar, 1 lembar Seprei yang telah terbakar serta 1 lembar karpet yang telah terbakar.

“HA alias Handry saat ini dalam pemeriksaan Sat Reskrim Polres Bitung untuk proses penyidikan selanjutnya dengan setatus sebagai tersangka dalam tindak pidana pembakaran tersebut sebagai mana yang dimaksud dalam pasal 187 ayat (1) KUHP,” pungkas Kasat Reskrim.

Advertisements